Wednesday, September 2, 2015

PENGENALAN SPESIES TUMBUHAN OBAT DI KAMPUS IPB DARMAGA

I.    PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
Indonesia adalah Negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Alam yang telah memenuhi kebutuhan manusia, terutama di bidang kesehatan, haruslah dijaga agar tetap lestari. Pemanfaatan obat tradisional pada umumnya lebih diutamakan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan, meskipun ada juga yang menggunakannya untuk pengobatan. Pengobatan tradisional dengan tanaman obat diharapkan dapat dimanfaatkan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Tumbuhan obat memiliki kegunaan yang berbeda-beda tiap spesiesnya. Selain itu, bagian yang digunakan juga beragam diantaranya, daun, kulit batang, buah, akar, umbi, dan lain-lain. Habitusnya pun beragam, diantaranya semak, perdu, pohon, epifit, dan lain-lain. Untuk itu pengetahuan akan segala sesuatu mengenai tumbuhan obat perlu dikembangkan.
Penggunaan obat tradisional meningkat karena beberapa factor, yaitu harga obat-obatan buatan pabrik yang sangat mahal sehingga masyarakat mencari alternative pengobatan yang lebih murah, efek samping yang ditimbulkan oleh obat tradisional sangat kecil dibandingkan dengan obat modern, kandungan kimia yang terkandung di dalam obat tradisional sebenarnya menjadi dasar pengebatan kedokteran model (Salan 2009). Artinya, pembuatan obat-obatan pabrik menggunakan rumus kiamia yang telah disintesis dari kandungan bahan alami ramuan tradisional.
Kampus IPB Dramaga merupakan salah satu tempat yang menyimpan berbagai jenis tumbuhan yang bermanfaat sebagai obat. Tumbuhan-tumbuhan tersebut tumbuh liar ataupun sengaja ditanam. Bagian Konservasi Tumbuhan Obat Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata mengembangkan tumbuhan obat dengan membudidayakannya di rumah kaca. Selain itu, dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan mengenai tumbuhan obat, DKSHE berhasil mengolah tumbuhan-tumbuhan obat tersebut menjadi obat tradisional yang telah diperdagangkan untuk masyarakat luas.

1.2    Tujuan
a.       Mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan obat yang ada di Kampus IPB Dramaga khususnya di sekitar Biofarmaka dan rumah kaca.
b.      Mengidentifikasi famili, habitus, deskripsi, manfaat dan bagian yang digunakan dari tumbuhan-tumbuhan obat tersebut.



II.    METODE
2.1    Lokasi dan waktu pengamatan
Pengambilan data dilaksanakan pada hari Jumat, 20 dan 27  September 2013 di  Biofarmaka IPB  dan Laboratorium Rumah Kaca Konservasi Tumbuhan Obat.

2.2    Alat dan bahan
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah alat tulis, field guide, dan kamera. Sedangkan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah spesies tumbuhan obat.

2.3    Metode pengambilan data
Metode yang digunakan dalam praktikum pengenalan spesies tanaman obat ini dengan menggunakan data primer dengan mencari dan mengidentifikasi spesies tumbuhan obat yang terdapat di Rumah kaca KTO dan Biofarmaka. Studi literatur dengan mencari informasi atau pustaka tentang spesies tumbuhan obat yang ditemukan di Rumah kaca KTO dan Biofarmaka IPB yang berasal dari beberapa pustaka seperti fieldguide, skripsi, jurnal, ataupun pustaka lainnya.

2.4    Analisis data
Analisi data yang di gunakan dalam praktikum ini adalah :
a.       Persen famili
Persen famili ini digunakan untuk mengetahui berapa persen famili spesies tanaman obat yang sama. Persen famili ini menggunakan rumus:
 
b.      Persen habitus
Persen habitus ini digunakan untuk mengetahui berapa persen tanaman obat yang memiliki habitus yang sama. Persen habitus ini menggunakan rumus:
c.       Persen bagian yang digunakan
Persen bagian yang digunakan untuk mengetahui berapa banyak bagian dari tanaman obat tersebut yang dapat digunakan untuk obat. Persen bagian yang digunakan ini menggunakan rumus;
d.      Persen budidaya
Persen budidaya digunakan untuk mengetahui berapa banyak tanaman obat yang di budidayakan di kawasan IPB. Persen budidaya ini menggunakan rumus;

III.             HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1    Keanekaragaman Spesies
Keanekaragaman spesies merupakan salah satu indikator dalam kekayaan jenis tumbuhan dalam satu habitat atau kawasan tetentu yang terdapat tumbuhan yang berbeda beda (Sasrawa 2013). Salah satu contohnya adalah keanekaragaman spesies tumbuhan obat di dalam kampus Institut Pertanian Bogor (IPB). Tumbuhan obat merupakan tumbuhan herbal liar maupun hasil  budidaya yang mengandung senyawa-senyawa khusus yang dapat mengobati berbeagai jenis penyakit sesuai dengan kandungan seyawa yang dikandungnya (Yuwono 2013). Salah satu lokasi yang terdapat tumbuhan obat adalah Biofarmaka dan Laboratorium Konservasi Eksitu Tumbuhan Obat Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata.
Berdasarkan hasil inventarisasi tumbuhan obat di hutan tropika ditemukan 100 jenis tumbuhan obat dari 52 famili. Menurut hasil perhitungan persentase famili yang paling banyak ditemukan adalah famili zingiberaceae yang tergolong dalam jenis herba. Sedangkan  beberapa famili yang ditemukan berjumlah sedikit contohnya amarilidaceae, apiaceae, bombacaceae,  tumbuhan obat yang paling banyak ditemukan adalah pohon. Hal ini karena jenis pohon paling banyak ditemukan di hutan dan dapat tumbuh di berbagai habitat sehingga mudah untuk tumbuh dan hidup. Selain itu dari dataran yang ada di muka bumi ini tumbuhan yang paling banyak tumbuh dan mudah untuk menyesuaikan diri adalah jenis pohon dibanding jenis tumbuhan bawah.
Tumbuhan obat lebih banyak ditemukan di Pusat Konservasi Eksitu Tumbuhan Obat dikarenakan tumbuhan ditanam dan dibudidayakan di tempat tersebut bila dibandingkan dengan biofarmaka. Spesies yang ditemukan di biofarmaka kebanyakan adalah tanaman liar sedangkan di  Laboratorium Konservasi Eksitu Tumbuhan Obat hamper semua jenis tumbuhan obatnya adalah hasil dari budidaya.


3.2    Keanekaragaman Famili

Berdasarkan hasil inventarisai tumbuhan obat yang ada di kampus IPB Darmaga bagian biofarmaka dan laboratorium tumbuhan obat ditemukan 100 jenis dari 52 famili. Dari hasil pengamatan di lapangan lima jenis family yang paling banyak ditemukan adalah zingiberaceae, asteraceae, euphorbiaceae, lamiaceae, dan moracaceae. Dari hasil yang tumbuhan yang diperoleh memiliki manfaat dan kegunaan untuk menyembuhkan penyakit atau sebagai tumbuhan obat.
Tumbuhan yang paling banyak ditemukan adalah zingiberaceae. Jenis tumbuhan obat yang berasal dari famili  ini ditemukan sebanyak enam jenis spesies  diantaranya adalah bangle (Zingiber casumounar Roxb), jahe merah (Zingiber officinale),kapulaga ( Anomum compactum), kunyit (Curcuma domestica), lengkuas (Alpinia galanga (L.)) dan pacing (Costus speciosus). Zingiberaceae termasuk famili tumbuhan obat berhabitus herba. Menurut Heyne (1987) kandungan minyak atsiri dalam kunyit telah digunakan untuk mengobati infeksi saluran napas atas. Sedangkan menurut Afriastini (2004) dan Herdjoko (2005) menyatakan bahwa kunyit berfungsi sebagai penambah nafsu makan. Aktifitas biologis kunyit berspektrum luas diantaranya antioksidan, antibakteri, dan hipokolesteremik, mempunyai sifat kolagogum (peluruh empedu) sehingga dapat meningkatkan penyerapan vitamin A, D, E, dan K (Sangat dan Rumantyo 1989).
Tumbuhan obat terbanyak selanjutnya adalah asteraceae, euphorbiaceae, lamiaceae, dan moracaceae masing masing mempunyai presentase sebesar 5%. Famili Euphorbiaceae merupakan suku terbesar ke-empat dari lima suku tumbuhan berpembuluh di kawasan Malesia yang mewadahi 1354 jenis dari 91 marga (Whitmore 1995). Tumbuhan  famili  Euphorbiaceae merupakan  salah  satu  tumbuhan  yang  sudah banyak  dimanfaatkan  dalam  pengobatan.  Misalnya  melancarkan  peredaran  darah, sariawan,  batuk,  influenza,  malaria,  disentri,  lepra,  menyembuhkan  bengkak, menurunkan  panas,  rematik,  diare,  penyakit  hati,  ginjal,  batuk,  infeksi  usus,  kanker, hepatitis  B  dan  lain-lain  (Lawrence  1959).

1.1    Keanekaragaman Habitus
Habitus merupakan perawakan dari suatu pohon maupun bentuk dari suatu tumbuhan, diantara bentuk pertumbuhan ini adalah herba, semak, pohon, perdu dan liana (Indriyanto 2006). Berdasarkan habitusnya, jenis-jenis tumbuhan yang berkhasiat obat yang ditemukan di biofarmaka dan rumah kaca KTO dikelompokkan menjadi 7 jenis habitus,  yaitu herba, semak, terna, perdu, pohon, liana dan tumbuhan bawah.
 Berdasarkan diagram dibawah ini (gambar 3) dapat dilihat bahwa tumbuhan yang berkhasiat obat didominasi oleh pohon dengan persentase sebesar 33%, kemudian perdu dengan persentase sebesar  28%, herba dengan persentase sebesar  29%, perdu dengan persentase sebesar  19%, terna dan herba dengan persentase sebesar  17%, semak dengan presentase 14% dan yang paling sedikit ditemukan adalah habitus tumbuhan dan liana dengan persentase masing-masing sebesar 2%. Hal ini menunjukkan bahwa spesies pohon memiliki adaptasi yang tinggi pada lingkungan dimana habitatnya berada.
Pohon memiliki fungsi ganda yaitu sebagai tumbuhan obat danpotensial untuk diambil kayunya. Pohon dengan habitus lainnya merupakan satu kesatuan bentuk hidup tumbuhan yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan (Khatalina 1999). Liana, tumbuhan memanjat, tumbuhan bawah, memerlukan pohon sebagai penaungnya. Habitus tumbuhan obat berupa semak dan perdu merupakan tumbuhan berkayu, cabangnya dekat dengan pohon. Batang mereka tidak setinggi pohon. Semak tumbuh secara bergerombol. Sedamgkan herba atau terna uukurannya lebih pendek lagi dan batangnya lunak serta tidak membentu kayu.  Liana merupakan habitus tumbuhan obat yang hidup di tanah tetapi untuk bisa tumbuh menggantung pada tanaman lain. Liana tumbuh simpang siur diantara batang-batang pohon lainnya (Syamsir dan Ihsan 2012).

1.1    Keanekaragaman bagian yang Digunakan
Dalam keanekaragaman jenis tumbuhan obat yang di temukan, masyaralat biasa menggunakan bagian – bagian tertentu dari tumbuhan tersebut untuk di olah dan di gunakan mengobati suatu penyakit tertentu. Dari 100 spesies  tumbuhan obat yang ditemukan pada dua tempat, yaitu biofarmaka dan laboratorium konservasi tumbuhan obat diketahui bahwa keanekaragaman bagian tumbuhan obat yang digunakan adalah daun, getah, akar atau rimpang, umbi, buah, bunga, batang, herba, biji, kulit, tunas dan minyak. Daun adalah bagian tumbuhan obat yang paling banyak digunakan dari jenis obat  yang ditemukan, sedangkan minyakl yang terkandung dalam tumbuhan obat  adalah bagian yang sedikit digunakan dari jenis obat  yang ditemukan.
Bagian tumbuhan yang paling sering digunakan adalah daun yaitu sebesar 29%. %. Hal ini terjadi karena bagian daun merupakan bagian tumbuhan yang mudah di dapatkan dan selalu ada dalam setiap musim tanaman. Bagian daun lebih dikenal oleh masyarakat karena dalam pengolahan untuk menjadi tumbuhan obat lebih mudah yang biasanya hanya direbus, di campurkan dengan air, atau dapat langsung dikonsumsi. Jenis tanaman yang dimanfaatkan daunnya sebagai obat, misalnya akar kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr), alamanda (Allamanda cathartica), alpukat (Persea Americana Mill.) dan masih banyak lagi jenis tumbuhan obat yang daunnya dapat dimanfaatkan. Daun merupakan tempat pengolahan makanan yang berfungsi sebagai obat, mudah diperoleh, mudah dibuat atau diramu sebagai obat dibandingkan dengan bagian-bagian tumbuhan yang lainnya (Hamzari 2008). Selain bagian daun, bagian buah juga  banyak di manfaatkan oleh masyarakat sebagai tumbuhan obat dibandingkan dengan bagian lainnya.  Bagian buah memiliki presentase cukup tinggi yaitu 19%. Bagian buah banyak di manfaatkan karena buah selain sebagai tanaman obat lebih dikenal sebagai tanaman pangan yang memiliki karakteristik rasa manis dan enak di konsumsi. Adapula beberapa tumbuhan yang seluruh bagian tumbuhannya dapat dimanfaatkan sebagai obat, seperti bayam duri (Amaranthus spinosus) dan daun jinten (Cumini fructus).

1.1    Kondisi Tumbuhan (Budidaya/Liar)
Budidaya tanaman adalah usaha untuk menghasilkan bahan pangan serta produk-produk agroindustri dengan memanfaatkan sumberdaya tumbuhan (Yuliyanto 2011). Dari hasil inventarisasi yang telah dilaksanakan di sekitar biofarmaka dan laboratorium Konservasi Eksitu Tumbuhan Obat Fakultas Kehutanan IPB tumbuhan obat yang paling banyak ditemukan adalah hasil dari budidaya, yaitu sebesar 70% sedangkan tumbuhan obat yang tumbuh secara liar hanya ditemukan sebesar 30% (gambar 3). Salah satu, tumbuhan obat hasil budidaya adalah asam jawa (Tamarindus indica), belimbing manis (Averrhoa carambla L.), belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) dan masih banyak lagi jenis tumbuhan oobat hasil budidaya. Sedangkan jenis tumbuhan obat yang ditemukan  tumbuh secara liar, misalnya bayam duri (Amaranthus spinosus), begonia (Begonia glabra), dan beluntas (Pluchea indica).
Tanaman obat yang ter’budidayakan’ biasanya sudah diketahui khasiat, kegunaan dan bahkan zat yang ada dikandungnya, sedangkan tanaman obat liar banyaknya belum diketahui khasiat dan keguanaannya apalagi zat yang terkandung didalamnya. Khasiat tumbuhan obat liar memang belum tentu lebih sedikit disbanding tumbuhan obat yang sudah dibudidayakan, melainkan masih perlu adanya penelitian atau kajian khusus agar kegunaan bahkan zat yang terkandung didalamnya terungkap dan kedepannya dapat berguna bagi masyarakat.

1.1    Keanekaragaman Jenis Penyakit
Dalam dunia kedokteran, dikenal istilah nosologi, yaitu suatu cabang ilmu di dunia kedokteraan yang mengurusi tentang pengelompokkan penyakit (Snider  2003). Klasifikasi penyakit dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya berdasarkan agen penyebabnya, patologi penyakit, organ yang terserang, cara pengobatannya, cara penularannya, cara masuk atau keluarnya penyakit dan faktor keterpaparan atau kepekaannya. Penyakit adalah suatu keadaan abnormal dari tubuh atau pikiran yang menyebabkan ketidak nyamanan, disfungsi atau kesukaran terhadap orang dipengaruhinya. Untuk menyembuhkan penyakit, orang-orang biasa berkonsultasi dengan seorang dokter.
Penyakit menular merupakan penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi (seperti virus, bakteri, atau parasit), bukan disebabkan factor fisik (seperti luka bakar dan trauma benturan) atau kimia (seperti keracunan) yang mana bisa ditularkan atau menular kepada orang lain melalui media tertentu atau vector (binatang pembawa). Contoh penyakit menular diantaranya adalah flu, cacar dan malaria. Beberapa tumbuhan obat dapat mengobati penyakit menular ini seperti akar kuning (Arcangelisia flava), bandotan (Ageratum conyzoides), dan daun dewa (Gynura sagetum).
Penyakit tidak menular merupakan Penyakit yang tidak disebabkan oleh kuman, tetapi disebabkan karena adanya problem fisiologis atau metabolisme pada jaringan tubuh manusia. tetapi disebabkan karena adanya problem fisiologis atau metabolisme pada jaringan tubuh manusia. Penyakit-penyakit tersebut contohnya ialah; batuk, sariawan, sakit perut, dan sebagainya. Penyakit kronis adalah penyakit yang berlangsung sangat lama. Beberapa penyakit kronis yang sering menyebabkan kematian kepada si penderitanya antara lain AIDS Serangan jantung, Kanker.
Dari data-data tumbuhan obat yang telah didapat jika dilihat dari manfaat tumbuhan obat tersebut, sangat banyak jenis penyakit yang dapat disembuhkan. Jenis-jenis penyakit tersebut sangat beranekaragam mulai dari penyakit-penyakit ringan seperti influenza hingga penyakit kronis seperti kanker. Jenis-jenis tumbuhan yang berkhasiat untuk mengobati penyakit ringan misalnya beluntas (Pluchea indica) berkhasiat menurunkan demam dan mengurangi bau badan, belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) berkhasiat mengobati jerawat dan bunga kupu-kupu (Bauhinia purpurea) berkhasiat mengobati batuk. Selain mengobati penyakit-penyakit ringan, jenis-jenis tumbuhan yang ditemukan juga berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit-penyakit kronis. Jenis-jenis tumbuhan yang dapat menyembuhkan penyakit kronis, diantaranya buah merah (Pandanus conoideus) berkhasiat untuk mengobati AIDS dan kanker, cakar ayam (Selaginella doederleinii Hieron) berkhasiat mengobati kanker paru-paru, dan jeruk bali (Citrus maxima) berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan kanker. Cakar ayam berkhasiat untuk menghilangkan panas dan lembab, melancarkan aliran darah, antitoksik, antineoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis) dan menghilangkan bengkak. Selain itu Selaginella doederleinii Hieron. juga berkhasiat untuk mengatasi batuk, infeksi saluran nafas, radang paru, hepatitis, diare, keputihan, tulang patah, pendarahan dan kanker (Dalimarta 1999).

SIMPULAN
Komposisi spesies tumbuhan obat yang ditemukan di hutan sekitar biofarmaka dan laboratorium Konservasi Eksitu Tumbuhan Tropika adalah sebanyak 100 spesies dengan 52 famili. Famili dengan jumlah spesies terbanyak adalah zingiberaceae dengan 6 spesies (6%). Tumbuhan obat berdasarkan habitus atau perawakannya dikelompokkan menjadi tujuh kelompok dengan habitus tertinggi yaitu habitus pohon sebesar 29%. Tumbuhan obat yang berada di Pusat Konservasi Eksitu Tumbuhan Obat DKSHE dan biofarmaka Fakultas Kehutanan IPB berdasarkan status banyak merupakan tumbuhan yang sudah dibudidayakan. Bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah daun. Tumbuhan obat berdasarkan manfaat dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagi macam penyakit meliputi penyakit menular, tidak menular dan kronis.


SARAN
Upaya konservasi kawasan dan konservasi jenis diperlukan karena di kawasan ini banyak terdapat tumbuhan berkhasiat obat. Selain itu diperlukan sosialisasi seperti pemasangan papan interpretasi agar memudahkan dalam pengenalan jenis tumbuhan obat bagi masyarakat awam.

DAFTAR PUSTAKA

AFRIASTINI JJ. 2004. Bertanam Kencur. Jakarta: Penebar Swadaya.
Dalimartha S.1999. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid I.  Jakarta: Trubus Agriwidya.
Gordon L. Snider. 2003. Nosology for Our Day Its Application to Chronic Obstructive Pulmonary Disease. American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine. Vol 167 : 678-683.
Hamzari. 2008. Identifikasi tanaman obat-obatan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar hutan Tabo-tabo. Jurnal hutan dan Masyarakat Vol. 3 : 2(111-234).
Herdjoko  S. U. 2003. Ditemukan Jamu Penangkal Flu Burung. Copyright@Sinar Harapan. http//www sinarharapan co.id/berita/0508/29/sh05.Hml.
Heyne K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid 1 - 4. Jakarta: Yayasan Sarana Wana Jaya.
Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Lawrence G. H. M. 1959. Taxonomy of Vascular Plant. New York : The Macmillan Co.
Salan R. 2009. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya 3. Jakarta: Swadaya.
Sangat H. dan Rumantyo. 1989. Etnobotani Kunyit (Curcuma domestica Val). Kongres Nasional Biologi lX. Padang:  Universitas Andalas.
Sasrawan Hedi. 2013. Contoh keanekaragaman spesies. [terhubung berkala]. http://hedisasrawan.blogspot.com/2013/01/contoh-keanekaragaman-spesies.html (30 September 2013).
Syamsir E dan Ihsan K. 2012. Mengenal Tanaman Obat Seri I. Bogor: Seafast Center IPB.
Whitmore,T.C.,1995,The Phytogeography of Malesian  Euphorbiaceae. In: J. Dransfield, M.J.E. Coode & D.A. Simpson (eds.). Plant Diversity in Malesia III. Proceedings of the Third International Flora Malesiana Symposium 1995.Published by the Royal Botanic Gardens, Kew.
Yuliyanto. 2011. Dasar-dasar Budidaya Tanaman. Jakarta : Politeknik Citra Widya Edukasi.
Yuwono D E. 2013. Tumbuhan obat herbal. [terhubung berkala]. http://rumputobat.blogspot.com/ (28 September 2013). 

Si Pahit Pare yang Penuh Manfaat

Hey siapa sih yang gak tau nama sayuran ini yang rasanya pahit dan bentuknya lonjong tapi tidak rata. Yups dia adalah pare

Pare adalah buah yang berbentuk bulat memanjang dengan 8-10 rusuk memanjang, memiliki bintil-bintil yang tidak beraturan, panjang pare berkisar antara 8-30cm, mempunyai rasa yang pahit, pangkal berbentuk jantung dan berwarna hijau tua.  Berbunga tunggal, berkelamin dua dalam satu pohon, bertangkai panjang serta berwarna kuning. buah berwarna hijau, bila buah sudah masak akan berubah menjadi orange yang pecah dengan tiga katup. berbiji banyak, coklat kekuningan, berbentuk pipih memanjang,  keras. Nah pare sendiri mempunyai tiga jenis antara lain pare gajih, pare kodok, dan pare hutan.
Buah pare merupakan buah yang dapat digunakan sebagai lalapan mengandung khasiat lebih bagi tubuh kita loh teman-teman.

Kandungan
Sekarang mari kita bahas apa saja yang terkandung didalam buah pare yaa...
Pare merupakan salah satu jenis tumbuhan yang mengandung antifertilitas. kandungan yang terdapat didalam pare antara lain alpha-momorchorin, beta-momorchorin, dan MAP30 (momordica antiviral protein 30) yang bermanfaat sebagai anti HIV/AIDS. selain itu, biji buah pare sendiri mengandung triterpenoid yang mempunyai aktivitas anti spermatozoa, sehingga penggunaan biji pare secara tradisional dengan maksud mencegah AIDS dapat mengakibatkan infertilitas pada pria. Sehingga konsumsi pare dalam jangka panjang baik dalam bentuk jus, lalap atau sayur dapat mematikan sperma, memicu impotensi, merusak buah zakar dan hormon pria, bahkan berpotensi merusak liver. Sedangkan untuk wanita sedang hamil, sebaiknya konsumsi pare dibatasi karena berdasarkan percobaan pada tikus menunjukkan pemberian jus pare mengakibatkan keguguran. Kandungan yang ada di dalam daun pare antara lain besi, kalium, kalsium, dan magnesium.

Rasa pahit yang terdapat dalam buah pare disebabkan adanya kandungan kukurbitasin (momordikosida K dan L) yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel. Kukurbitasin yang digolongkan dalam glikosida triterpen memiliki struktur dasar siklopentan perhidrofenantrena yang juga, dimiliki oleh steroid. Steroid dapat berperan sebagai penghambat spermatogenesis dan bersifat reversibel. Spermatozoa adalah sel haploid, yang berasal dari perkembangan dan diferensiasi sel-sel induk germinal di dalam testis. Dengan dasar ini maka, bila ekstrak buah Pare diberikan pada mamalia jantan, akan dapat menghambat spermatogenesis. Namun, belum diketahui dengan pasti apakah momordikosida tersebut bekerja secara steroid atau secara sitotoksik.

Nah apapun yang berlebih itu memang tidak baik. So, bagi temen-temen semua kalau mau mengkonsumsi si buah pahit pare ini secukupnya yaaa .....

Kegunaan
Buah pare dapat digunakan sebagai obat pencahar, laksatif dan obat cacing bagi masyarakat JEpang bagian Selatan. Di india pare dimanfaatkan sebagai obat diabetik, obat rheumatik, obat gout, obat penyakit liver dan penyakit limfa. Sedangkan di Indonesia sendiri pare dimanfaatkan sebagai sayuran, peluruh dahak, obat penurun panas, dan penambah nafsu makan. selain buah, bagian pare yang dapat dimanfaatkan adalah daunnya. Daun buah pare dapat digunakan sebagai peluruh haid, obat luka bakar, oobat penyakit kulit, dan obat maag. Sejak diketahui bahwa tanaman Pare berkhasiat terhadap kesehatan maka beberapa peneliti berusaha mengetahui dan mengisolasikan bahan yang terkandung dalam tanaman Pare. Sebagai tumbuhan bangsa Cucurbitaceae, juga buah Pare mengandung bahan yang tergolong dalam glikosida triterpen atau kukurbitasin.

Manfaat Pare untuk Kulit dan Rambut
Pare juga dapat dimanfaatkan sebagai pembersih darah alami, sehingga membantu dan meningkatkan penampilan kulit tubuh kita. Selain dapat digunakan untuk meningkatkan penampilan kulit, pare juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah rambut. Masalah rambut yang dapatdiatasi dengan mengkonsumsi pare antara lain:

  • Mencegah masalah kulit
  • Anti penuaan
  • Membuat rambut berkilau
  • Anti ketombe
  • Mengatasi kulit kepala kering dan gatal
  • Mengatasi rambut berminyak 
  • Mengatasi rambut kasar dan kusut


Sumber
Basch E, Gabardi S, Ulbricht C, 2003, Bitter melon (Momordica charantia): a review of efficacy       andsafety, Am J Health Syst Pharm., 60(4): 356-9.

Dixit VP, Kimnna P, Bhargava SK. 1978. Effects of Momordica charantia L. Fruit extract on the Testicular Function of Dog. J. Med. Plant Res. 34:280.

Girini MM, Ahamed RN, Aladakatti RH, 2005, Effect of graded doses of Momordica charantia seedextract on rat sperm: scanning electron microscope study, J BasicClin Physiol Pharmacol., 16(1):53-66.

Grover JK, Yadav SP, 2004, Pharmacological actions and potential uses of Momordica charantia: a review, J Ethnopharmacol., 93(1):123-32.

Lord MJ, Jolliffe NA, Marsden CJ, Pateman CS, Smith DC, Spooner RA, Watson PD, Roberts LM., 2003, Ricin. Mechanisms of cytotoxicity, Toxicol Rev., 22(1):53-64.

Naseem MZ, Patil SR, Patil SR, Ravindra, Patil RS, 1998, Antispermatogenic
and androgenic activities of Momordica charantia (Karela) in albino rats., J Ethnopharmacol., 61(1):9-16.

Okabe H, Miyahara Y, Yamauchi T, Miyahara K, Kawasaki T. 1980. Studies on the Constituents of Momordica charantia L. Isolation and Characterization of Momordicoside A and B, Glycosides of a Pentahydroxy Cucurbitane Triterpen.. Chem. Pharm. Bull 28: 2753.

Pramono S, Ngatijan, Sudarsono S. Budiono, Pujoarianto A. 1988. Obat Tradisional Indonesia I. Pusat Penelitian Obat Tradisional UGM. Yogyakarta, h. 18.

Williams JF, Ng NO. 1971. Variation within Momordica charantia L. The Bitter Gourd (cucurbitaceae). Ann. Bogoriensis, 6: 111.

Zheng YT, Ben KL, Jin SW, 1999, Alpha-momorcharin inhibits HIV-1 replication in acutely but not chronically infected T-lymphocytes., Zhongguo Yao Li Xue Bao, 20(3):239-43.



Wednesday, August 26, 2015

Kenali Lebih Lanjut Manfaat Si Hijau Hambar Mentimun


Mentimun adalah salah satu jenis sayur-sayuran yang dikenal di hampir setiap negara. Tanaman ini berasal dari Himalaya di Asia Utara. Saat ini, budidaya mentimun sudah meluas ke seluruh baik wilayah tropis maupun subtropis. 
 Klasifikasi botani tanaman mentimun adalah sebagai berikut: 
Divisi        : Spermatophyta 
Sub divisi : Angiospermae 
Kelas        : Dicotyledonae 
Famili       : Cucurbitaceae 
Genus       : Cucumis 
Spesies     : Cucumis sativus L. 
 Mentimun merupakan jenis sayuran yang memiliki tekstur renyah dan berasa hambar. Kandungan air dalam mentimun adalah sebesar 90% sedangkan seratnya mencapai 10%. Kalori yang terkandung didalam mentimun sangat rendah, namun mengandung banyak nutrisi. Bahkan nutrisi yang terkandung di dalam mentimun cocok untuk seseorang yang sedang menjalankan diet karena kandungannya yang seimabang. 

Manfaat dan Kandungan Mentimun 
Di dalam mentimun terkandung mineral yaitu berupa potassium, magnesium dan fosfor yang dapat digunakan untuk mengobati hipertensi (tekanan darah tinggi). Selain itu, mentimun juga bersifatdiuretik karena kandungan air yang tinggi juga berfungsi sebagai penurun tekanan darah. Mengkonsumi mentimun juga dapat menurunkan berat badan karena kandungan kalorinya yang rendah serta kaya akan serat. Asam maload merupakan salah satu kandungan yang terdapat dalam buah mentimun yang berfungsi sebagai pencegah gula darah menjadi lemak, hal inilah yang menyebabkan mentimun dapat digunakan sebagai buah penurun berat badan yang seimbang. Ada kalanya pangkal mentimun berasa pahit. Rasa pahit itu ditimbulkan karena adanya zat saponin, yaitu senyawa fitokimia yang terdapat pada lendir mentimun itu sendiri. Walaupun rasanya pahit tapi jangan salah zat ini berfungsi sebagai anti kanker, menurunkan kolesterol serta meningkatkan daya tahan tubuh kita. Kandungan air yang tinggi di dalam buah mentimun memberikan efek memperlancar buang air kecil, membantu menghilangkan dan menetralkan toksik (racun) serta mampu menghilangkan bakter-bakteri disepanjang usus dan dinding kandung kemih. Selain itu, kandungan air dan mineral di dalam mentimun berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan asam urat dan sisa metabolisme melalui ginjal. Mentimun juga berfungsi melindungi otak karena didalamnya terkandung flavonol (fisetin), yang memiliki manfaat dalam peningkatan memoridan melindungi sel-sel saraf dari penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia. selain itu, timun juga baik untuk kesehatan gigi karena pada saat kita mengunyah dapat merangsang produksi air liur lebih banyak serta dapat mengurangi zat asam pada mulut dan bakteri yang ada di dalamnya. Zat silika yang terkandung di dalam buah timun dapat meregenerasi atau membantu peremajaan kulit disekitar mata sehingga mengurangi lingkar hitam pada mata. Hal ini cukup dilakukan dengan mengompres mata dengan potongan-potongan buah mentimun. selain mengurangi lingkar hitam pada mata, timun juga dapat digunakan untuk mengurangi bintik hitam pada wajah serta mencegah kerutan pada kulit.


Sumber
Nurhidayah S. 2011. Efektifitas Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi pada Penderita Hipertensi. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Tuesday, August 25, 2015

Berawal dari Pengen Tahu


Awalnya aku gak tertarik buat yang namanya crochet huft pasti tangan pegel trus ditambah kapalan. Tapi pas liat hasilnya temen bikin crochet wow bagus banget. Ya walaupun udah ngeliat punya temen hasilnya oke tetep aja aku blom berhasrat untuk membuatnya sendiri intinya cuman pengen liat. Tapi lama kelamaan kok pengen ya buat sendiri... Awal aku belajar buat crochet adalah dengan menonton video di youtube, bahkan cman buat pengunci dasar aku butuh 2 jam buat belajar. aku berpikir kenapa ni si hugpen gak mau nyangkut di benangnya "apa kurang gede yaa hugpennya" itu yg ada dalam fikiran aku tapi ternyata aku salah emang akunya yang belom mahir buatnya hehehe.... Aku belajar buat itu pertama kali dengan membuat bross berbentuk bunga walaupun itu sumpah ancur banget tapi aku tetep aja suka karna apa karna itu hasil karya aku sendiri. Dan pertama beli benangnya pun aku beli benang warna ungu dan kuning (sumpah ini mentereng banget warnanya) dan itu pun harganya 15 rebu hehehee... ini nih hasil pertama yang aku buat
Hasil pertama pas membuat pola bunganya pun kebalik yang polanya harusnya di atas jadinya di bawah dan yang harusnya di bawah jadi di atas. Tapi tetep oke kan (memuji sendiri karna gak ada yang muji hehehe) Setiap hari aku belajar tuh bikin si crochet sampe si jari-jari tangan kram bahkan susah ditekuk tapi aku gak kapok buat trus nyoba bikin .... Dan taraaaa inilah hasil selanjutnyaa yang udah aku cba buat hasilnya jadi tambah lebih rapih kan teman-teman
Seneng banget ya rasanya kalau udah bisa tau cara buatnya yang ternyata gak sesulit yang aku pikirkan. Nah project selanjutnya adalh membuat yang namanya angry birds tapi belom selesaipengerjaan aku udah males ngelanjutinnya alhasil cuman sampai tahap pembuatan badan. Sesungguhnya aku udah buat bagian matanya tinggal buat alis, ekor, jambul dan paruhnya cuman udah keburu males. (Tapi maaf fotonya gak bisa di tampilkan lupa di foto dan keburu udah ilang si angry bird nya ahhaa) Crochet selanjutnya adalah membuat wadah hp. Awalnya kaarna ada temen bil "mbak coba deh kamu bikinin wadah hp buat hp aku". Nah mulai tuh aku coba-coba search kayak gimana model dan cara pembuatannya. Hasilnya kurang memuaskan tapinya karna apa karna si crochet nya gak simetris alias mencong2 gtu ditambah wadahnya kebesaran. Bener-bener gak rapih pokoknya hasil dari si wadah hp ini.
Nah gambar di atas itu proses pembuatan wadah hp pertama kali maaf gak ngapload gambar jadinya lupa hihiiii Setelah membuat yang pertama tibalah permintaan selanjutnya. Si ibu kosan minta dibuatin juga nah sebagai anak kosan yang baik jadinya aku bikinin dengan cuma-cuma alias geretongan hahaha... Satu kali buat wadah hp aku membutuhkan waktu satu hari itu pun udah sama tidur siang.
Nah gambar di atas itu hasil akhir dari pesenan ibu kos aku... Cantik kan hasilnyaa ya walaupun belum serapi dan sebagus orang-orang yang lebih profesional dari aku Tapi cukuplah buat seorang pemula seperti aku... Oke sekian dan terimakasih

Aku dan Sahabatku


Aku punya seorang sahabat pertama kali aku mengenalnya saat pertam kali tes toefl di IPB namanya Mira. Orangnya pendiem banget (karna baru pertama kali kenal kali ya) tapi saat itu kata dia aku cerewet banget hehee (maaf ya sist mira). Aku sama dia satu kelas yang sama yaitu A24 tapi kami beda asrama dia di rusunawa sedangkan aku di A3. Aku dan dia sering sekali pulang ataupun berangkat kuliah bersama maklum ya asrama yang kita tempatin masih di ruang lingkup kampus jadi deket. Satu tahun aku sama dia bareng-bareng satu kelas suka belajar bareng. Bahkan ada satu insiden yang gak akan pernah terlupakan yaitu saat aku ajak dia belajar fisika karna aku gak mau berduaan dengan temen cowo dan si temen aku pun bawa tmen cowonya. Kita berempat belajar fisika di lobi rusunawa dan apa yang terjadi temennya temenku itu tiba-tiba bilang ke aku kalau dia suka sama mira hahhaaa. sumpah ini kocak banget kan si cowo itu udah punya pacar dan pacarny temen sekelas kita juga. Alhasil terjadilah perang dunia ke lima (lebay banget ya perang dunia ketiga aja blom eh tapi jangan sampai deh). Akhirnya aku minta maaf sama temenku yang itu bilang maaf bukan mira yang gangguin tapi pacar kamu yang kegatelan dan ganjen. Masa TPB pun berlalu aku dan mira memasuki tingkat kedua dan akhirnya kita berpisah (gak sekelas maksudnya). Aku di Departemen Konservasi sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas kehutanan sedangkan doi ada di Fakultas Kedokteran Hewan. Eitss tapi selepas TPB ini kita berdua mendaftar Semester pendek (bahasa kerennya SP) ya matakuliah pengantar Matematika (sumpah momok banget buat matakuliah ini pusing pala eyke). Kita ssama-sama dapet nilai D okeh D. Tapi aku dan dia tidak sekelas untuk SP PM ni. Saat itu kita udah mulai masuk kosan karena kmar kosan yang pengen doi tempatin masih dipake orang jadi doi tinggal sama uwaknya yang dosen FKH sedaqngkan aku tinggal di DC. karena aku sendiri dan takut jadi aku ajak dia buat tinggal di kontrakan aku jadilah kita berdua tinggal di DC. Sebulan itu kita tinggal bareng, berangkat kuliah bareng, pulang kuliah bareng, beli makan bareng, ngehedon ke bara bareng bahkan minumam favorit kita sama yaitu "your tea" (tiada hari kita tanpa minum teh ini hehehe). Masa SP pun kita lewati bersama akhirnya kita berdua berpisah dia sudah tinggal di kosannya dan aku tetep di DC. Tapi ternyata tinggal di sana tak membuat aku nyaman hanya tiga bulan saja aku tinggal di sana. Sehingga aku berniat untuk pindah ke kosan saja karna ngontark itu ternyata makan hati hehehhee. aku mulai nyari kosan (bukan nyari sih lebih tepatnya tapi minta tolong dicariin). Aku nginep di kosan si doi ternyata ada kamar kosong jadilah aku nempatin kamar itu yang cuman berselang satu kamar. Bahkan satu minggu pertama aku tinggal di kamar doi karna tempatnya agak serem hehehe. banyak kejadian yang aku dan dia alami bersama. Saat ujian akhir semester aku ingat sekali saat itu aku sakit dan dia pun sakit karna kita berdua sama-sama sakit jadilah kita berdua tinggal sekamar. pas ujian jadilah kita gak bisa ngerjain karna ya itu tadi gak belajar karna sakit hehehe. Dia pindah kamar ke bawah pun aku juga pindah kamar dan sekarang kamar kita berhadapan, kamar doi no. 1 aku nomer 9 yey... Perjalanan kita gak semulus itu teman-teman bahkan kita sering banget cek-cok cuman karena masalah kecil. ternyata tinggal lama bersama masih membuat kita belum saling mengenal hehehe.... Tapi dari kita sering berantem ataupun cek-cok ini membuat kita saling mengenal dan saling mengerti arti sahabat itu apa... Kita lima tahun bersama itu bukanlah waktu yang singkat banyak kenangan antara aku dan kamu hihiii ..... Maaf sedikit lebay yaa mbak mira hehehe ... tapi its okelah Makasih loh mbak mau jadi sahabat aku, temen curhat, temen nangis, temen semuanyaa deh... Eh ada satu kegiatan yang lupa aku tulis yaitu kalau aku atau mbak mira mau pulang ke rumah masing-masing kadang-kadang aku tidur di kamar dia atau gak dia yang tidur di kamar aku... Mbak mira si kamar rapi n bersih cieeeee Inget loh mbak walaupun ntar kita udah gak bareng lagi kamu dimana dan aku ntah dimana kita harus tetp saling jaga silaturahim dan komunikasi yaaaa.... Best Friend forever deh mbaknya ... teman tapi mesra ya kita ini hihiii eh ada lagi yang lupa temen makan mie kalau malam Tuhkan gak ada habisnya kalau aku cerita tentang kita hihi Selalu sayang kamu hihi

Miskin Kepercayaan


Sedikit mau curhat ini yah walaupun masalah pribadi sih cuman gak tau mesti diungkapin ke siapa. Apa yang bakal kalian lakuin buat ngebangun kepercayaan orang yang kamu sayang saat kamu berusaha tapi ada orang lain dengan mudah menghancurkannya. Ya itulah yang sedang aku hadapi saat ini. Saat aku berusaha mebangun kembali kepercayaan orang yang paling aku cintai dan aku sayangin dengan mudah ada orang menghancurkan dalam waktu 5 menit. oke aku memang pernah berbohong tapi manusia mana sih yang bersih bener-bener gak pernah berbohong? karna kebohongan itu orang yang aku sayangi tidak percaya pada ku tapi aku mulai dari awal lagi mencoba bangun mencoba aku pasti bisa bangun dari keterpurukan ini tapi apalah daya hal itu terulang kembali. Bahkan disaat aku sedang membangun puing-puing reruntuhan tadi. reruntuhan yang bahkan belum berdiri kembali. Tolong bagi orang itu hubungi aku dulu periksa kebenaran itu jangan langsung ke dia... Sekarang aku gak tau lagi apa yang harus aku lakukan karna semuanya salahku. karna aku pernah berbohong aklan hal itu jdi orang tidak akan percaya lagi kalaupun untuk kejadian kedua aku tidak berbohong. Ternyata akibat berbohong sekali akibatnya sunggguh sangat-sangat menyulitkan untuk kehidupanku selanjutnya. Saat inipun aku menangis tak ada gunanya. Terkadang aku berfikir apa yang aku lakuin di dunia ini semata-mata mencari ridhoNya dan demi membahagiakan orang-orang terdekatku namun jika orang terdekatku saja tidak bahagia bersamaku apa yang harus aku lakukan ? Apa yang aku cari? Aku hidup seperti tak berguna hanya karna aku pernah berbohong. Kalau aku ditanya apakah aku menyesal telah melakukan kebohongan pertama aku jawab ia karna apa? Karna itu menyulitkanku, itu membuatku dikejar-kejar dosa, itu membuatku terpuruk sangat terpuruk. Aku bukan siapa-siapa. aku bukan apa-apa tanpa mereka. Dan saat ini hal itu terjadi kepadaku aku benar-benar terjatuh di lubang yang amat sangat dalam bahkan berlumpur hanya karna kebohongan. Disini aku ingin berkata sungguh aku tak mengulangi kesalahan yang sama. Maaf aku tak bisa menyampaikannya langsung karna kalaupun aku bicara panjang lebar, A sampai Z pun omonganku bagai omomg kosong yang tak berguna. Cukup biar aku pendam saja. Karna aku memang berada dalam pihak yang selalu salah. Jadi intinya bagi temen-temen semuanya janganlah pernah berbohong karna semakin kamu berbohong semakin kamu akan sulit untuk keluar dari jeratan kebohongan itu sendiri. Dan disaat kamu ketauan berbohong orang akan sulit mempercayaimu bahkan disaat kamu sudah berkata jujur pun itu akan menyulitkanmu. Jadi, apa pun masalahnya. apa pun kesulitannya apa pun itu lebih baik berkata jujur walaupun itu akan menyakiti orang itu. Tapi demi kebaikan semua lebih baik jujurlah walaupun saat itu orang yang mendengarkanmu akan marah atau bahkan akan mencacimu boiarlah dan dengarkan saja. sisi positif yang akan kamu dapatkan adalah kamu akan mendapatkan kepercayaan penuh dari orang lain bahkan orang akan terus ada di sisimu. Ingat teman-teman semua kepercayaan adalah harga yang sangat mahal. jika orang lain sudah tak percaya padamu itu sangat-sangatlah tidak menyenangkan. jadi curhat gini yaaa, tapi ini memang kisahku hanya karena aku sekali berbohong dan akibat yang ku terima hingga sekarang walaupun aku sudah berusaha untuk memperbaiki keadaan Jadi teman-teman semua berkatalah jujur walau itu menyakitkan tapi kau akan dibahayar mahal dengan yang namanya KEPERCAYAAN.