Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Friday, January 23, 2015

Sebuh Titik Keberkahan

Sebuah sebab menurunkan titik air
Melewati pengisaran antara awan dan angin
Ia jadikan pula keberkahan tinggi di bumi
Mengalirkan secerca napas syahdu nan terkendali
Dan Dialah yang menurunkan hujan terindah dari langit
Timbullah kehijauan sampai mata menunjuk
Sebab datangnya dia bersama kilat harapan
Menyulap kegersangan sebagai hawa kesejukan
Berkembanglah butir yang banyak darinya
Dan dari tangkai-tangkai yang menjulang
Lahirlah harapan nyata yang terus berlalu
Perhatikan darinya sesuatu yang tepat
Terbukalah cakrawala dalam isi kepala
Memusatkan aku pada satu pandangan
Terus teringat dan enggan untuk berpaling

Tiada Ketersiaan

Dari apa yang terpandang dalam acuan ke atas
Dari apa yang terinjak dari dua telapak
Dan dari apa yang terasa di antara keduanya
Tiada ketersiaan bagi para pemula

Kala mentari telah nampak di ufuk jauh
Dikala bulan telah mengganti dengan variasinya
Dan dikala pijaran merah menyembul diantara keduanya
Tiada ketersiaan bagi langkah sang pencari

Pada siklus saat roda berputar  ke atas bagi pertiwi
Pada langkah kemunduran mulai terendus
Dan pada rantai yang terputus diantara keduanya
Tiada ketersiaan bagi raga yang tak lupa mengucap

Disaat sebaran nyawa mengisi penjuru
Disaat keterkuasaan mengisi jagad
Sungguh terdapat isyarat dalam hati
Sungguh tiada ketersiaan bagi kaum pemikir.